Email : uin@ar-raniry.ac.id | Telpon : +651-7557321

Dosen FTK UIN Dibekali Cara Pengurusan Hak Kekayaan Intelektual

          AR-RANIRY.AC.ID - Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry, Dr Mujiburrahman, M. Ag mengharapkan kepada jajaran dosen di lingkungan Fakultas tersebut agar mengurus Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas karya yang telah mereka hasilkan. Pasalnya, kata Mujiburrahman, pendaftaran HKI ini akan menaikkan grade (nilai/tingkat) FTK UIN khususnya dan juga kampus UIN Ar-Raniry serta Aceh umumnya. Apalagi, kata Mujiburrahman, saat ini Indonesia masih berada di peringkat ke 33 dalam kesadaran masyarakatnya untuk mengurus hak kekayaan intelektual sehingga diharapkan agar para dosen memiliki kesadaran yang tinggi untuk mengurus HKI.

          Hal itu disampaikan Mujiburrahman saat membuka acara Workshop Penyiapan Dokumen dan Pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang berlangsung di Aula FTK UIN Ar-Raniry, Rabu, (17/5/2017).

          "Dalam rangka penguatan kapasitas akademik dan kelembagaan Program Studi (Prodi) di lingkungan FTK UIN Ar-Raniry, maka perlu dukungan dan kebijakan tentang pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) para dosen, karyawan dan mahasiswa,“ ujarnya. 

          Sementara itu, pemateri workshop, Dr Dedi Sulaiman, MA dalam pemaparan materinya antara lain menyampaikan, untuk mengurus HKI ini sangatlah mudah, hanya diperlukan seperangkat laptop untuk mengurus HKI secara online, serta mengisi dan mengirim surat pernyataan yang bermaterai enam ribu. Menurut Dedi, semua karya bisa diurus HAKI. Baik artikel, buku, jurnal, essai, disertasi dan sebagainya.

          “Ruang lingkup HKI ini antara lain seperti buku,
ceramah, alat peraga, terjemahan dan lain-lain. Syaratnya Cuma dengan mengisi form HKI, surat kuasa, scan KTP, NPWP, surat pernyataan, karya tulis dalam bentuk PDF, dan surat pengalihan hak cipta, “ ujarnya.

          Dalam acara yang sangat menarik minat kalangan dosen ini, Dedi Sulaiman juga menyebut bahwa saat ini di lingkungan UIN Ar-Raniry hanya satu dosen yang telah mengurus HKI, yaitu atas nama Khamisah sehingga diharapkan semakin banyak dosen yang mengurus HKI.

          Saat sesi tanya jawab, seorang dosen FTK UIN Samsul Bahri yang juga ketua Prodi Pendidikan Biologi mengaku bahwa sebenarnya selama ini sangat karya para dosen di prodinya, baik dalam bentuk alat peraga, jurnal dan sebagainya. Oleh sebab itu, dengan pengetahuan yang diperoleh dari acara workshop ini, ke depan para dosen akan dimotifasi untuk mengurus HKI.

          Workshop penyiapan dan pengajuan hak kekayaan intelektual yang dimoderatori oleh Wakil dekan FTK Dr Sri Suyanta ini dihadiri oleh dekan, para wakil dekan, ketua dan sekretaris program studi serta para dosen FTK UIN lainnya. [teukuzulkhairi]

 

0 Komentar