Email : uin@ar-raniry.ac.id | Telpon : +651-7557321

UIN Gelar Pelatihan Bagi Auditor Internal

AR-RANIRY| Budaya akademik di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry semakin hari semakin ketat, segala sesuatu yang dilaksanakan di Perguruan Tinggi harus memiliki standar, oleh itu hal paling utama yang harus perhatikan adalah mutu.

Hal itu disampaikan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA dalam sambutannya pada pembukaan pelatihan auditor internal penjaminan mutu, Rabu (9/8/2017) di kampus setempat. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu UIN Ar-Raniry.

Rektor mengatakan, UIN Ar-Raniry saat ini memiliki sekitar karyawan dan lebih dari 500 orang dosen. Dosen, karyawan dan mahasiswa dan semuanya satu kesatuan harus dapat bekerja sama dengan baik,sehingga dengan proses yang baik maka akan melahirkan produk-produk yang baik, begitu juga sebaliknya.

“Kami berharap dukungan dari semua pihak, karena tanpa ada dukungan maksimal dari seluruh civitas akademika di kampus ini, maka hasilnya juga tidak akan maksimal,” ujarnya.

Farid menambahkan, semua kegiatan yang dilaksanakan di kampus ada aturannya, semua terukur. Tim pemeriksa nantinya akan mengevaluasi kinerja di suatu instansi sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Kepada peserta pelatihan audit itu, Rektor berpesan, menjadi audit internal akan memiliki pengalaman tersendiri. Menjadi bagian dari tim audit merupakan tugas berat dan apa yang dilakukan ke depan adalah untuk lembaga, semuanya ada peran dan bergerak terlibat langsung dengan peran masing-masing.

“Saya yakin, dengan adanya auditor ini, maka akan bertambah kapasitas dan kualitas untuk menjawab persoalan-persoalan yang terjadi di kampus UIN Ar-Raniry di masa mendatang. Ini adalah rutinitas, semua yang dilaksanakan harus diaudit dan telah menjadi keharusan,” tegas Farid.

Hal senada juga disampaikan Kepala LPM UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. H. Alyasa' Abubakar, menurutnya kampus saat ini telah terjadi perubahan yaitu perubahan budaya, dengan demikian perubahan budaya tersebut adalah perubahan mutu.

“Untuk mewujudkan perubahan mutu, maka hal tersebut harus dilakukan bersama, mulai dari unsur pimpinan, rektor dan para wakil, kepala biro dan jajarannya, dekan hingga pada tingkat prodi dan mahasiswa, jika tidak dilakukan secara bersama maka tidak akan berjalan dengan baik,” kata Prof Alyasa'.

Ditambahkan, saat ini budaya mutu belum maksimal di kampus UIN ini, oleh karena itu harus didorong oleh LPM, diharapan ke depan harus dapat dirasakan dan terus berkembang. Pelatihan auditor internal penjaminan mutu ini dilaksanakan mulai 9 hingga 11 Agustus mendatang. [Nat]

0 Komentar