Email : uin@ar-raniry.ac.id | Telpon : +651-7557321

Raker UIN Bahas Manajemen Berbasis IT

AR-RANIRY| Rapat kerja Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry tahun 2017 yang akan berlangsung selama dua hari (14-15 November 2017) di Wisma UIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh, raker tersebut membahas peningkatan pengelolaan manajemen berbasis Information technology (IT) atau tekmologi informasi.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA, usai membuka raker, Selasa (14/11/2017) kepada media ini mengatakan, UIN Ar-Raniry telah menerapkan manajemen dan pengelolaannya harus berbasi IT, hal tersebut telah dimulai sejak beberapa tahun lalu.

Menurutnya, tuntutan zaman serta system yang dikembangkan pada seluruh perguruan tinggi semuanya telah menggunakan IT, oleh karena itu Rektor telah mengeluarkan edaran kepada seluruh pimpinan baik ditingkat rektor dan para wakil rektor, dekan hingga ketua prodi serta kepala bagian dan unit kerja, semuanya harus menguasai IT.

“Semua pimpinan diwajibkan menguasai IT, selain edaran rektor, mereka juga telah dites kampuan dalam menguasai IT-nya, hasilnya telah disampaikan kepada pimpinan dan akan ditindaklanjuti bagi siapa saja yang belum lulus tes kemampuan IT tersebut,” ujarnya.

Rektor menambahkan, dalam beberapa tahun ini manajemen di UIN Ar-Raniry telah diterapkan dengan berbasis IT, segala sesuatu dilakukan dengan menggunakan IT, mulai dari surat menyurat, pembayaran SPP, pelayanan di Perpustakaan dan unit-unit lain telah menggunakan IT, termasuk mahasiswa tidak bisa wisuda sebelum mendapatkan sertifikat dari ICT center UIN Ar-Raniry.

Segala sesuatu dilakukan harus berbasis IT kata Farid, baik pelaporan maupun evaluasi kemajuannya, semuanya tersistim dan terkoneksi antara satu sama lain. “Semuanya terkoneksi dan dapat diakses oleh semua pihak, termasuk pada perpustakaan, jurnal dan lainnya”.

Rektor Farid menjelaskan, hal tersebut sangat terkait dengan perkembangan dan kemajuan kampus di masa mendatang, saat ini UIN Ar-Raniry terakreditasi B, saat ini sedang dilakukan penilaian untuk akreditasi selanjutnya, perkembangan dan manajemen berbasis IT ini sangat berpengarus.

Lebih lanjut, Rektor menambahkan, di antara yang menjadikan akreditasi lembaga dari B ke A atau sebaiknya adalah dukungan dari prodi-prodi yang ada di perguruan tinggi itu sendiri, jika banyak prodi yang dapat akreditasi A, maka ini sangat mendukung dalam penilaian lembaga di tingkat universitas untuk meraih akreditasi A juga.

Oleh karena itu, Farid Wajdi mengintruksikan kepada seluruh civitas akademika UIN Ar-raniry untuk mendukung sepenuhnya kepada prodi-prodi agar memperoleh nilai yang maksimal, sehingga ke depan tidak ada lagi prodi yang berakreditasi B, apalagi C.

Hal tersebut sangat penting dan harus menjadi perhatian semua pihak, karena lulusan atau alumni sebuah perguruan tinggi yang akreditasinya A, dan dia lulus cumlaude akan mendapat prioritas dalam memperoleh pekerjaan termasuk penerima CPNS.

Selanjutnya, dalam penyusunan program, Rektor menyebut bahwa semuanya ada keterkaitan, jadi semua program yang dilakukan nantinya harus standar semuanya sesuai dengan pedoman yang telah ditentukan, semuanya ternila dan terukur sesuai dengan SOP tersebut, hal itu merupakan salah satu penguatan yang dapat menambah nilai nantinya.

Farid juga berjanji akan mengupayakan terkait dengan ketersediaan fasilitas pedukung lainnya, seperti laboratarium, tenaga pengajar, tenaga ADM yang mampu IT, akreditasi jurnal, pelayanan dan fasilitas perpustakaan.

Ketua panitia, Drs. H. Luthfi Aunie, MA mengatakan, raker UIN Ar-Raniry ini dilaksanakan selama dua hari, diikuti oleh 174 peserta, antara lain terdiri dari rektor, wakil rektor, dekan dan para wakil dekan, tim auditor, tim dharma wanita UIN Ar-Raniry, kepala bagian dan ketua program studi se-UIN Ar-Raniry, serta ketua UPT, lembaga/pusat atau unit kerja lainnya di Lingkungan UIN Ar-Raniry.

Menurutnya, fokus Raker tahun 2017 ini antara lain ada dua, yakni pertama pada rapat tinjauan manajemen (RTM), kedua rencana (Renstra) dan strategi dan rencana induk pengembangan (RIP), pada dua hal tersebut nantinya akan dikembangkan melalui diskusi selama raker.

Panitia mengharapkan kepada peserta agar dapat mengikuti kegiatan raker ini hingga selesai, sehingga dapat melahirkan rekomendasi untuk program kerja berbasis IT. Kata Warek II. [Nat]

 

0 Komentar