Email : uin@ar-raniry.ac.id | Telpon : +651-7557321

FAH UIN Ar-Raniry Berduka, Anton Sabang Meninggal Dunia

AR-RANIRY l Dunia kesenian di Aceh kembali berduka, dosen tetap pada Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Anton Setiabudi, S.Pd., M.Sn meninggal dunia.

Anton Sabang sapaan akrab almarhum meninggal di rumah sakit Zainal Abidin, Banda Aceh pada Senin (28/8/2017) malam tepat pukul 22.40 WIB setelah sempat dirawat beberapa hari. Sebelumnya Almarhum dikabarkan menderita penyakit liver dan komplikasi penyakit DM.

Meninggalnya master seni dan koreografer Anton Sabang ini menyebar luas di media sosial, hingga banyak pelayat yang memadati rumahnya di di Jalan Sultan Malikusssaleh, Lorong Seulanga I. no 32, Lhong Raya, Banda Aceh

Menurut kabar, rencananya almarhum Anton Setiabudi akan dimakamkan di tempat permakamam umum di kediamanannya pagi ini. [Arkin Kisaran]

 

Profil Singkat

ANTON SABANG lahir di Sabang, 18 Juni 1972. Beliau alumni Jurusan Pendidikan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.Kemudian menyelesaikan magister di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Anton adalah salah seorang seniman tari, kreografer Aceh. Ia mulai menari sejak sekolah menengah.

Beberapa kreografinya telah dipentaskan di luar Aceh, seperti Bandung, Lampung, Surabaya, dan Medan. Karyanya antara lain Alam (1997), Laskar Inong Bale (1999), Alif (2000), Senjakala Ziarah Putih (2002). Menggarap tarian massal Saleum  pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA-IV) Agustus 2004, Menjala Asap (2004), Tanpa Titik (2004), dan mendapat hibah seni Yayasan Kelola untuk tarian Senjaka Seudati (2004).

Ia tinggal di Jalan Sultan Malikusssaleh, Lorong Seulanga I. no 32, Lhong Raya, Banda Aceh.

0 Komentar