Email : uin@ar-raniry.ac.id | Telpon : +651-7557321

FDK UIN dan PEKA Gelar Workshop Konseling

AR-RANIRY| Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry bekerja sama dengan Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia (PEKA) menggelar wokshop Konseling Kreatif bagi civitas akademika FDK, Rabu (13/12/2017). Kegiatan yang berlangsung di lantai 3 gedung rektorat UIN Ar-Raniry dibuka oleh Wakil Rektor bidang kemahasiswaan.

Dalam sambutannya, Warek III Prof. Dr. Syamsul Rijal Sys, M.Ag menyatakan dukungannya kepada FDK atas terselenggara kegiatan tersebut, khusus kepada program studi Bimbingan Kenseling Islam sebagai pelaksana, “pimpinan UIN Ar-Raniry menyambut baik kegiatan ini, karena dapat memberikan pecerahan kepada para mahasiswa”.

Prof Syamsul Sys menyebutkan, ada lima hal penting yang harus ditanamkan dalam jiwa masing-masing untuk membangkitkan masyarakat di lingkungan kita agar lebih kreatif, antara lain sebagai mana disebutkan dalam Al-Quran, pertama adalah Qum Fa Andzir yakni bangkitlah dan beri peringatan, mahasiswa UIN Ar-Raniry harus bangun dan membangunkan komunitas lain dalam bingkai amal makruf nahi mungkar.

Selanjutnya kata Warek III, Angungkanlah Tuhanmu seraya mengharap ridha-Nya, bersihkanlah pakaianmu, antinya pakaian yang positif, selanjutnya janganlah memberi sesuatu dengan maksud ingin memperoleh balasan yang banyak, dan untuk memenuhi perintah Tuhanmu, bersabarlah.

“Jika ingin sukses, maka ikuti dengan baik dan cermat disetiap even yang diikuti, karena banyak pengalaman yang sangat berharga yang bisa didapatkan di sana,” ujarnya.

Syamsul Rijal mengaharapkan, kegiatan workshop ini dapat melahirkan rekomendasi untuk sebuah perubahan yang dapat diterapkan oleh civitas akademika UIN Ar-Raniry ke dalam masyarakat.

Dekan FDK, Dr. Kusmawati Hatta, M.Pd, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan oleh konsetrasi konseling di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, bekerja sama dengan PEKA dari Malaysia.

“Kami mengharapkan kepada peserta agar dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan baik, karena apapun yang dilakukan hari ini tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tapi juga berdampak kepada lingkungan dimana kita tinggal,” ujarnya.

Kusmawati berpesan kepada mahasiswa, agar terus menggali sebanyak-banyaknya pengetahuan tentang konseling ini, ini adalah kesempatan belajar karena selain mendapat teori juga dapat berbagi pengalaman dengan para pakar yang hadir dari Malaysia.

“Jangan sia-siakan waktu, yang bermanfaat dan dapat memanfaatkan waktu adalah diri kita sendiri. Mulailah dengan merubah diri sendiri dan terus berusaha dan berupaya untuk sebuah perubahan bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar,” kata Ibu Kus.

Sementara itu, Presiden PEKA Malaysia Puan Dr. Siti Taniza Toha, mengatakan tujuan utama kegiatan ini untuk menjalin kerja sama dibidang konseling, sesuai dengan visi dari peka sendiri konsetrasi pada konseling Islam.

“PEKA saat ini konsen pada system konseling Islam, yang berpedoman pada Al-Quran dan Hadist, kita sebagai manusia harus percaya bahwa hanya kekuatan Allah yang dapat mengubah segalanya,” ujarnya.

Siti mengharapkan, kegiatan ini hendaknya ada menafaat banyak bagi peserta yang merupakan mahasiswa pada konsentrasi Konseling, pengalaman ini sangat bermanfaat nanti disaat berada bersama di lingkungan masyarakat. [Nat]

Foto: Ariyanda IL

 

0 Komentar