Email : uin@ar-raniry.ac.id | Telpon : +651-7557321

Konsep “Mawah” untuk Koperasi Syariah

FEBI-UIN Ar-Raniry. Perkembangan koperasi, khususnya koperasi syariah sebagai salah satu institusi keuangan syariah semakin menarik untuk dikaji dan di diskusikan. Islamic Development Bank (IDB) dan Islamic Research Training Institute (IRTI) yang bermarkas di Jeddah, Arab Saudi, bekerjasama dengan Universitas Airlangga, Surabaya, menggagas inisiasi tentang peranan koperasi syariah sebagai organisasi yang berdasarkan modal sosial (social capital). Acara yang bertemakan “Thematic Workshop, on Islamic Cooperatives as the Economic Organization of Social Capital” ini berlangsung pada tanggal 17-18 Oktober di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, Surabaya.

 

Satu-satunya pembicara dari Aceh, yang juga mewakili UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Fahmi Yunus, pada workshop internasional tersebut, memaparkan tentang peranan modal sosial serta kaitannya dengan praktik "mawah". Mawah adalah salah satu modal sosial yang masih bertahan di Aceh dan sudah berlangsung sejak abad ke 16 di era kesultanan Aceh. Mawah, merupakan mekanisme permodalan dan penyerahan aset seperti hewan ternak, sawah, dan lain-lain, yang diserahkan dari pemilik aset kepada pengelola aset atau pekerja untuk dikelola sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah pihak. Praktik mawah yang selama ini masih bersifat tradisional, mulai di institusionalisasikan dalam suatu lembaga koperasi, Beng Mawah. Beng Mawah sendiri berdiri baru berdiri pada tahun 2012 di Saree, Aceh Besar, dan mengalami perkembangan signifikan baik dari segi aset maupun permodalannya.

 

Berdasarkan hasil kajian dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry ini, praktik atau aplikasi yang digunakan dalam pembiayaan pada Beng Mawah sudah sesuai dengan asas kepatutan syariah. Karena mawah merupakan praktik yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat khususnya di pedesaan, maka pemahaman masyarakat tentang praktik ini sudah sangat baik. Beberapa daerah lain di Indonesia juga memiliki kebijakan lokal seperti ini seperti maro di Jawa, dan tesang di Sulawesi Selatan.

 

“Bisa jadi konsep seperti mawah ini dapat diaplikasikan dalam bentuk institusi formal seperti yang sudah dilakukan oleh para pendiri BengMawah, dan disesuaikan dengan karakteristik daerah masing-masing,” papar Fahmi Yunus.

 

Merumuskan Kebijakan Baru Koperasi Syariah

Prof. Abdul Ghafar Ismail, Manajer Riset IRTI yang menjadi pembicara kunci menjelaskan bahwa forum diskusi antara beberapa negara-negara ini merupakan inisiasi pertama kali diadakan oleh IRTI, khususnya dalam kajian koperasi syariah. Harus diakui, konsentrasi ekonomi syariah selama ini lebih banyak membahas tentang institusi keuangan seperti perbankan syariah, sedangkan koperasi syariah masih belum mendapatkan porsi yang memadai. Padahal jika melihat konstitusi, maka perkoperasian adalah institusi yang paling relevan dengan kondisi masyarakat Indonesia.

 

“Tujuan workshop tentang koperasi syariah ini adalah supaya kita dapat belajar dari negara-negara lain yang telah memilki institusi koperasi syariah yang baik, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Pakistan, Bangladesh dan beberapa negara Afrika.”Papar Prof. Abdul Ghafar Ismail.

 

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlanggar, Prof. Dr. Dian Agustia, berharap perhelatan ilmiah ini dalam menghadirkan pembelajaran-pembelajar atau best practices dari negara-negara lain dan beberapa daerah di Indonesia. “Kita harap hasil kajian di forum ini dapat merumuskan kebijakan, model-model untuk koperasi syariah untuk pembangunan suatu bangsa”

 

Workshop internasional di Surabaya ini dihadiri oleh pembicara yang diseleksi melalui paper atau hasil penelitian yang dikirimkan. Empat puluhan peserta dari berbagai negara seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Pakistan, Bangladesh, negara-negara Afrika ikut, dan Indonesia sebagai tuan rumah ikut berpartisipasi pada acara yang difasilitasi oleh IRTI dan IDB ini.

1 Komentar


rehan rehan@gmail.com | 18-12-2016 10:38:24

<br /> KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (450) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MANGKUBONO _085_203-333-887_ terima kasih 2d 3d 4d 6d KLIK DISINI<br />