Email : uin@ar-raniry.ac.id | Telpon : +651-7557321

HMPS PRODI HES ADAKAN PELATIHAN TAJHIZUL MAYAT

FSH AR-RANIRY|Himpunan Mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syari’ah (HMPS HES) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry  Banda Aceh menyelenggarakan sebuah pelatihan Tajhizul mayat Dengan Tema “Menghasilkan Generasi yang solid dalam pelaksanaan Fardhu Kifayah”  di Ruang Teater Fakultas Syar’iah dan Hukum, Kamis  (18/05/2017).

 

Acara tersebut berlansung sangat khidmat, dibuka dengan Open Ceremony oleh MC, kemudian dilanjutkan  pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an  oleh saudara Syukran Zauzi. Kemudian  Kata Sambutan dari Muhammad Fadhli bin Dahlan selaku Ketua Panitia Acara, Masruri Syukri selaku Ketua Divisi Keagamaan HMPS HES, dan kata sambutan dari sekretaris Prodi HES, Edi Darmawijaya S.Ag, M.Ag.

 

Acara itu juga turut dihadiri oleh  Wadek III Fakultas  Syari’ah dan Hukum, Dr. Agustin Hanafi, Lc. MA.

 

pelatihan tajhizul Mayat ini diisi langsung oleh pemateri dan trainer yang sangat berkompeten dalam ilmunya yaitu Dr. Irwansyah. M.Ag. M,H, Dosen Prodi Hukum Pidana Islam (HPI) Fakultas Syar’iah dan hukum  dan Dra. Mustabsyirah M. Husen. M. Ag, Dosen Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

 

Adapun Jumlah Pendaftar yang mengikuti pelatihan ini sangat terbatas, hanya Terdiri dari  60 orang saja. 

 

Dalam pelatihan Tersebut, Selain Mengajarkan berbagai Materi tentang Tahap-tahap dalam mengurus Jenazah juga diajarkan langsung mengenai Bagaimana Pratik  tajhiz Mayat secara lengkap dan berurutan.

 

Adapun Tujuan dari adanya pelatihan Tajhizul Mayat Oleh Prodi HES ialah untuk memperdalam keilmuaan tajhiz mayat kepada sekalian kaum muda yang diantara mereka  masih minim pengetahuan tentang bagaimana mengurus jenazah. Selain Itu, Adanya program seperti ini agar memberikan keberanian bagi kaum muda dalam melakukan tajhizul Mayat kedepan, Apalagi kepada keluarga mereka kelak.

 

“Tujuan kami sebenarnya  melihat bagaimana Masyarakat atau mahasiswa Sekarang pada khususnya mereka kurang paham tentang bagaimana mengurus jenazah tarik menarik tolak menolak, nah maka kita adakan kegiatan ini itu  supaya minimal dia tidak takut memandikan keluarganya sendiri, Fakta-fakta dilapangan banyak yang tidak paham, makanya kita lakukan seperti ini”,ujar Muhammad Fadli.

 

Selain itu, Upaya yang dilakukan pada pelatihan ini ialah agar dapat mengedapankan generasi muda dalam hal mengurus jenazah dan Siap berkontribusi  dalam masyarakat dalam hal tajhiz Mayat secara Sukarela dan  melakukannya dengan benar tanpa mengharapkan imbalan sedikitpun.

 

“Kalau kita melihat dari Masyarakat adanya pergerseran, sesuatu yang mengarah kepada sosial sekarang mengarah kepada ekonomi, Artinya Adanya masyarakat yang melakukan praktik Tajhiz Mayat itu harus dibayar, jadi kita berharap dengan adanya kader-kader tadi dapat berkontribusi baik dalam masyarakat, misalkan dari mahasiswa ada yang mengerti tentang tajhiz mayat itu, ketika mereka KPM mereka pasti akan  menjadi rujukan oleh masyarakat, mereka menjadi Pelaku untuk membantu masyarakat mengenai tajhiz mayat”,Kata  Dr. Irwansyah, selaku Dosen dan Trainer Tajhizul Mayat.

 

Seminar yang diselenggrakan oleh HMPS Prodi HES ini merupakan sebuah Pelatihan penting bagi kalangan manapun. Terutama kalangan mashasiswa yang masih ada rasa takut untuk melakukan Praktik jenazah itu sendiri.

 

“Seminar ini justru menjadi penting, Karena topik yang dilaksanakan menyangkut kegiatan yang seharusnya seorang muslim harus mengetahui dan memahaminya karena temanya tenatang jenazah, yang biasanya dikalangan mahasiswa maju mundur dia ya, takut tidak untuk melakukanya”, ujar Dra. Mubtasyirah, Selaku Dosen dan  trainer Tajhiz Mayat perempuan.

 

Acara tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab dari sekalian peserta. Dalam sesi tanya jawab ini, para peserta trainer sangat Antusias dalam memberikan pertanyaan. Setelah itu sesi pemberian Quiz kepada peserta,dan Foto bersama Pemateri. 

0 Komentar